search

Selasa, 09 Oktober 2018

From Deepest Heart


Dear heart...

Rupanya setelah kamu mantap untuk menaikkan derajat ketaqwaan kepada-Nya, ternyata Dia memberi uji.

 “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” (Al-Ankabut : 2)

Dalam hal ini aku ingin taat kepada-Nya karena aku tahu, imanku belum sempurna. Masih sebatas penalaran logika, masih sebatas mudahnya terbolak-balik iman dan taqwa.

Hanya memohon kepada-Nya agar Allah memberiku maaf, memberiku ampun atas lemahnya iman.

Ya Allah maafkan atas segala amanah yang belum terlaksana dengan sempurna dan juga hak yang belum terpenuhi.

Untuk kakakku mas fauzi, terimakasih telah memberiku kebebasan untuk memilih. Definisi ini sangat luas karena engkau memang sudah mempercayakan adikmu yang tak sempurna ini.



Aku sangat sadar, bukan hanya soal fisik yang kurang namun iman, psikis dan ilmu juga minus. Biarkan aku terus memperbaiki diri.

Untuk hati yang 2 tahun terakhir sedang diuji, semoga apa yang aku renungkan dalam-dalam menjadikanku lebih halus dan sabar.

Terimakasih atas kepercayaan-Mu karena telah memberiku ujian yang tak biasa.