Dear heart...
Rupanya setelah kamu mantap untuk menaikkan derajat ketaqwaan kepada-Nya, ternyata Dia memberi uji.
“Apakah manusia itu
mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang
mereka tidak diuji lagi?” (Al-Ankabut : 2)
Dalam hal ini aku ingin taat kepada-Nya karena aku tahu, imanku
belum sempurna. Masih sebatas penalaran logika, masih sebatas mudahnya
terbolak-balik iman dan taqwa.
Hanya memohon kepada-Nya agar Allah memberiku maaf, memberiku
ampun atas lemahnya iman.
Ya Allah maafkan atas segala amanah yang belum terlaksana
dengan sempurna dan juga hak yang belum terpenuhi.
Untuk kakakku mas fauzi, terimakasih telah memberiku
kebebasan untuk memilih. Definisi ini sangat luas karena engkau memang sudah
mempercayakan adikmu yang tak sempurna ini.
Aku sangat sadar, bukan hanya soal fisik yang kurang namun
iman, psikis dan ilmu juga minus. Biarkan aku terus memperbaiki diri.
Untuk hati yang 2 tahun terakhir sedang diuji, semoga apa
yang aku renungkan dalam-dalam menjadikanku lebih halus dan sabar.
Terimakasih atas kepercayaan-Mu karena telah memberiku ujian yang tak biasa.

