search

Senin, 03 September 2018

Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Bersih Desa Dimong dan HUT RI yang ke-73

Senin, 03 September 2018


Tiga hari yang lalu Jum'at, 31 Agustus 2018 adalah momen yang paling istimewa (menurutku). Terkadang aku sendiri masih bingung apa aku itu seorang introvert ataukah ekstrovert? Masa iya aku itu ambivert? xixixi

Kenapa jadi malah bahas pribadiku? Karena itu berkaitan erat dengan pengalaman-pengalaman hidupku. Aku itu seseorang yang suka bergaul dengan siapa saja, tapi terkadang juga pingin menyendiri, mengambalikan stamina tubuh atau menyiapkan segala sesuatu dengan runtun.

Alhamdulillah, semua yang telah aku lalui benar-benar menjadikanku sebuah pengalaman yang sangat berharga. Hingga, aku tak pernah terpikiran sampai pada posisi saat ini. Seseorang yang selalu memiliki cita-cita untuk membahagiakan ke-dua orang tua, seseorang yang ingin terus berjuang demi bangsanya dan Allah telah beri petunjuk itu semua.

Tidak ada hal yang bisa untuk mengungkapkan perasaanku. Sungguh alhamdulillah sangat luar biasa. Ketika ingin menjadi karyawan BUMN saja, berkarier di perusahaan dan ingin cepat mencapai kesuksesan namun pasti aku tak akan bisa merasakan apa yang aku rasakan sekarang jika benar-benar Allah meloloskanku di salah satu perusahaan tersebut.

Ketika aku seorang lulusan pendidikan bisa membantu banyak orang, bisa bersama mensurvey rumah warga yang akan direnovasi, bisa mengusahakan bantuan tepat kepada sasaran, bisa lebih banyak shodaqoh kepada sesama, maka terimakasih atas semua yang Engkau beri kepadaku Ya Allah.. Dan terimakasih Engkau masih memberikan hati yang besar kepadaku.

***

Kembali pada tanggal 31 Agustus 2018 tersebut, fisrt moment i'm a leader for big activity. Gak bisa bayangin seorang wanita labil yang berusia 25 tahun telah sanggup menjadi seorang ketua untuk pergelaran yang besar ini tapi jangan pernah lupa ada banyak orang-orang disana yang turut membantu untuk kesuksesan acara tersebut.

Jujur, apa yang membuatku terus ingin berkarya dan mensukseskan diriku ini? Adalah untuk almarhum Bapakku, orang yang sangat aku sayangi. Aku benar-benar sangat ingin membahagiakan beliau, aku ingin membuat beliau bangga di alam sana karena berapa tetes keringat beliau ketika bekerja untuk membiayai anak-anaknya, agar anak-anaknya lusa menjadi orang sukses dan tak hidup susah? Berapa banyak tangis, sedih yang tak pernah aku ketahui? Dan ketika diri ini belum membuat beliau bangga, aku harus membayar atas semua perjuangan bapak ketika semasa beliau hidup. Iya, bapak.. ialah sumber inspirasiku untuk terus berusaha nan berkarya.

Pagelaran wayang kulit kemarin, alhamdulillah lengkap untuk pertama kalinya bapak bupati, wakil bupati dan jajaran muspika lainnya. Sungguh bahagia dan segala puji hanya bagi-Mu Ya Allah... Tuhan semesta alam..


Terimakasih atas kedatangan bapak Bupati Madiun, Wakil Bupati Madiun yang hadir dalam pagelaran wayang kulit bersih desa Dimong dalam acara bersih desa Dimong dan HUT RI ke-73 bersama dalang Ki Joko Klentheng dari Karangjati Ngawi dan Lawak Jo Klitik Jo Klutuk.

Semoga pagelaran tahun depan bisa lebih dan lebih baik lagi. Aamiin...