Hy Dear My Blog...
Udah lama banget aku gak ngeblog karena kesibukanku sama kerjaan di Kantor maupun di Rumah. Ya namanya juga sendirian sama ibuk dan g punya pembantu akhirnya mau gak mau harus kerja keras untuk menyelesaikan pekerjaan rumah sendirian. Oke, aku gak akan curhat tentang masalahku, karena masalah pribadiku adalah privasi yang bukan konsumsi publik. hehehhe . . . Tapi kali ini aku akan bercerita tentang sahabat karibku. Dimana aku juga punya banyak banget sahabat tapi aku paling deket dan percaya sama dia. Btw, bukan maksud mendiskreditkan ya.. hehehe...well, langsung aja aku curhat tentang sahabtku yang satu ini..
(itu foto jadul banget loh, sekitar tahun 2015)
nah itu yang ada di atas adalah foto sahabat yang aku maksud. Namanya Ella Nikmatul Laili. Dia lahir pada tanggal 13 Juni 1992. Dia anak pertama dari 2 bersaudara. Dia juga lulusan SMA N 02 Madiun yang mana SMA tersebut adalah SMA terfavorit di Kotaku. Jadi dia itu bener-bener cerdas! 'Daebak' kan?
hehehe kenapa aku malah cerita seputar bidotanya ya? Ok, aku akan lanjut cerita awal kenal dan cerita-cerita lainnya tentang sahabatku yang satu ini.
Kalian kan tahu, di postingan aku yang lama aku pernah nulis bahwa aku kehilangan sosok orang yang sangat aku sayangi, yang menjadi inspirasi meskipun saat ini aku masih belum bisa buat bahagia atau buat dia bangga di alam sana (karena aku masih dalam proses perbaikan)? Ya... Dia adalah Bapakku. Orang yang paling aku cintai dan sayangi di dunia ini. Tiada sosok yang dapat menggantikan bapak di dalam hati. Tahun 2014 bulan pebruari adalah tahun dimana aku harus kehilangan sosok yang begitu istimewa tersebut. Aku yang super susah diatur, dinasihatin dan sangat keras membutuhkan orang yang sabar menghadapiku. Hanya bapaklah yang menurutku benar-benar memahami watakku, pribadiku.
Namun sekitar bulan Agustus/September 2014, aku berkenalan dengan mbak Ella. Saat itu aku dan mbak Ella ditempatkan di Sekolah yang sama untuk kegiatan PPL (Praktek Pekerja Lapangan). Dia banyak sekali bercerita tentang dirinya. Dan aku pikir dia seperti open minded denganku jadi seketika langsung akrab dengan dia. Dia memiliki pribadi setia, memahami dan sabar. Sabar banget, jadi sangat cocok dengan pribadiku yang memang kurang sabaran. Aku merasa sangat cocok dengan mbak ella dan dia-pun pribadinya memiliki wawasan luas serta cerdas, so enak diajak ngobrol ataupun sharing.
Entah yang Allah rencanakan apa tapi ketika aku mengenal mbak ella, sepertinya aku merasa bahwa dia pengganti sosok kesabaran almarhum bapak. Ketika aku kehilangan bapakku, yang aku takutkan sangat banyak terutama masalah agama. Aku belum 100% mempelajari agama dengan baik tapi aku terus berusaha untuk menjadi anak yang sholihah dan menjadi hamba Allah yang benar-benar beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Saat detik-detik sakaratul maut almarhum bapak, aku bertanya-tanya dalam hati "bagaimana nanti aku bisa mempelajari ilmu agama tanpa bapak?". Namun takdir mengatakan lain. Bapakku tetap Allah ambil. Yang aku ketahui dan yakini adalah bahwa Allah lebih mengetahui yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya. Dan ketika Allah mengenalkanku dengan mbak Ella, aku merasa sangat beruntung karena mbak Ella adalah sosok sahabat yang setiap harinya selalu berusaha untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dia sangat optimis dengan masa depan, dia selalu belajar tentang agama meskipun tidak memiliki basic sekolah agama / madrasah. Salut sama dia. Karena ia-pun, aku merasa seperti ada seseorang yang memotivasiku dari luar karena aku pikir sosok almarhum bapak itu seperti mbak Ella (dalam hal kesabaran). Allah memang Maha Mengetahui, Maha Mengerti. Meskipun berulang kali aku membuat kesalahan kepada-Nya, Allah tetap menjagaku, Allah tetap melindungiku. Maafkan aku Ya Allah :'(
Dan tahun 2017 ini, aku dan mbak Ella masih tetap menjadi sahabat. Karena, orang yang mengajakku kebaikan akan tetap aku jadikan sahabat sampai akhir hayat. Terimakasih mbak Ella, sudah menjadi sahabat baikku, mendengarkanku cerita dan menasihatiku. Semoga Allah selalu mengarahkan kita kepada jalan kebaikan dan selalu istiqomah untuk berhijrah kepada Allah SWT. Aamiin..
Tetap semangat untuk meraih cita-cita dan mimpi! Allah menyukai hamba-Nya yang seimbang dalam hal dunia dan akhirat.
Sekian postinganku kali ini, lain kali aku akan posting cerita-cerita lainnya.. Salam seamangat dan Barakallah .. . :)


