Dear my blog...
Sebuah muatan blog yang aku ciptakan sendiri.. Berbagi kisah dan pengalaman agar dapat menjadi motovasi sendiri bagi orang lain...
Ini adalah beberapa kisah ku,
Ku pernah mengalami kebahagiaan pertama ketikaku diterima di sebuah kelas unggulan di sekolahku. Ini bukan suatu kesombongan tapi kenyataan, Akselerasi. Sebuah kelas percepatan dimana waktu periode sekolah ditempuh menjadi abnormal (lebih cepat). Dikatakan lebih cepat karena SMA yang biasanya ditempuh selama 3 tahun kini bisa ditempuh 2 tahun. Tak tanggung-tanggung yang bisa masuk dikelas sana adalah anak-anak yang memiliki IQ superior. Tak heran dan tak jarang pula seorang anak yang memiliki IQ diatas normal terkadang tingkahnya beda dengan anak biasanya. Aneh, kreatif atau apalah yang bisa dikatakan “ANEH”. Haha.. ye itu aku. Banyak temen-temen yang mengatakan aku aneh, hahaha..
Alhamdulillah bisa masuk kesana, dan sudah membayangkan jika aku lulus SMA dengan menempuh 2 tahun.. Hahaha,, ternyata dugaanku salah. Aku sangat tidak nyaman di asrama sana. Dan harus pindah ke kelas Reguler (kelas biasa) karena tidah betah. Sosial di asrama buruk, kurang mandiri karena baru pertama tinggal tanpa orang tua (hahaha).. Dan inilah kegagalanku kedua setelah tidak diterima di INTI OSIM maupun anggota OSIM. Mengharukan....
Sampai SMA, masaku buruk sekali. Sama sekali tidak aku isi dengan prestasi. Tapi kenakalan, kemalasan dan sosialitas yang buruk. Mungkin aku dikenal temen-temen SMA sebagai anak yang ceria n lucu. Tapi... ku adalah anggota organisasi yang jarang aktif. Sangat buruk sekali.
Kini aku telah mencapai masaku yang lebih tinggi.
Sekarang aku telah menjadi seorang mahasiswa. Aku kuliah di sebuah Perguruan Tinggi Swasta di kotaku. Ya maklum, karena aku tidak mendapat izin ortu mengikuti SNMPTN manapun akhirnya aku “manut” di PTS saja.... Namanya IKIP PGRI Madiun. Jujur, ku pernah merasakan kesal, bosan dsb karena kuliah disini.
Tapi................., aku mulai tumvuh sadar bahwa tak selamanya Kuliah di PTN itu menjanjikan. Banyak kok lulusan-lulusan dari kampusku yang bisa langsung kerja. Dan tidak mesti juga menjadi guru. Semua itu sebenernya ditentukan oleh kualitas individu. Makanya, ku mulai memperbaiki diri. Ku kasian ama ortuku dah membiayaiku susah-susah, kok ku malah maen aja.. Malu-maluin!
Selain itu, ku juga sadar bahwa untuk menciptakan sebuah prestasi yang luar biasa itu pasti juga dari tempat yang biasa. Maksudnya gini, kalau kita berprestasi di tempat yang udah luar biasa (contoh UGM, UI dll) pasti kita tidak bisa menjadi luar biasa karena saingannya aja udah lkuar biasa jadinya kan monoton dan udah banyak pernah mengeluarkan mahasiswa-mahasiswanya yang berprestasi. Nah kini saatnya untuk berperang menjadi yang terbaik di tempat biasa. Ini bisa menjadi dorongan dan motivasi untuk temen-temen di kampusku. Ya semoga aku bisa menjadi cerminan orang lain untuk berbuat lebih (hehehe).
Ini mungkin adalah beberapa ceritaku di kampusku.
